CAHAYA POKER AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Selasa, 09 Juli 2019

RESIKO KANKER PARU-PARU AKIBAT ROKOK

RESIKO KANKER PARU-PARU AKIBAT ROKOK
Menjadi perokok pasif menghadirkan bahaya kesehatan yang tak kalah banyaknya dibanding perokok aktif.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Rumah Sakit Persahabatan yang dilakukan di Jakarta Timur tahun 2014 menemukan, kadar karbon dioksida atau CO2 dari beberapa ibu rumah tangga yang tidak merokok, angkanya mencapai dua kali lipat dibandingkan mereka yang benar-benar tidak terpapar. AGEN POKER

Sebanyak 20% atau sekitar 30.000 orang meninggal akibat kanker paru-paru di dunia setiap tahun faktanya tidak pernah merokok atau menghisap tembakau jenis lainya, kanker paru-paru pada perokok pasif memiliki kategori tersendiri, mereka berbeda di antara 10 besar kanker terbesar didunia.
Tidak menhisap tembakau / rokok merupakan tindakan yang sudah benar dan merupakan hal terpenting yang bisa kita lakukan untuk menurunkan risiko terkena kanker paru-paru. Tapi ada juga faktor risiko lainya. Menurut peneliti banyak hal dalam memahami apa yang menyebabkan kanker paru pada orang-orang yang tidak pernah merokok, antara lain penyebabnya yaitu:

Gas radon Penyebab utama kanker paru pada perokok pasif adalah terpapar gas radon,  gas randon menyumbang sekitar 21.000 kematian akibat kanker paru-paru setiap tahunnya. AGEN DOMINO

"Artinya, seorang perokok aktif di rumah memberikan bahaya. Nikotinnya terhirup juga oleh orang-orang di sekitarnya. Baik istrinya, empat kali lipat kandungannya dan pada anak-anak mencapai lima kali lipat," kata Agus menjelaskan.

Dalam jangka panjang, mereka yang hanya terpapar rokok juga rentan penyakit. Agus mengatakan, ada beberapa efek negatif yang lebih terlihat pada perokok pasif.

"Nikotin dampaknya lebih banyak ke kardiovaskuler, dampaknya pada jantung dan pembuluh darah, juga risiko stroke. Itu yang biasanya terkena pada perokok pasif," ujar Agus.

Beberapa efek berbahaya lain sebagai seorang perokok pasif salah satunya juga penurunan fungsi paru. Dampaknya bahkan sama dengan mereka yang memiliki kebiasaan merokok aktif.

Agus mengatakan, penurunan fungsi paru pada perokok aktif terjadi lebih cepat ketimbang mereka yang tidak merokok. Padahal, hal itu sudah terjadi secara alamiah seiring berjalannya usia.

Sejumlah risiko lain kanker paru juga dapat dialami oleh perokok pasif. Pada perokok pasif, angkanya bisa mencapai dua hingga tiga kali lebih besar dibanding mereka yang tak merokok.

0 komentar:

Posting Komentar

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Banner

Popular Posts

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

CAHAYA : Hantu Korban Tertabrak Kereta Api

Malam ini gw akan cerita pengalaman waktu kecil, terjadi pada pertengahan tahun 90an, waktu itu gw masih kelas empat SD. Walaupun peristiwan...

BTemplates.com

Blogroll

About

Copyright © CAHAYA BERITA 88 | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com