Kecemasan dan serangan panik merupakan masalah umum yang dialami sehari-hari oleh banyak orang. Hal ini bisa saja kamu alami ketika dirumah atau bahkan saat kamu sedang bekerja.
AGEN POKER
Saat seseorang mengalami serangan panik, otak memerintahkan sistem saraf untuk menimbulkan respons melawan atau menghindar. Tubuh kemudian akan menghasilkan zat kimmia yang disebut adrenalin, yang memicu peningkatan detak jantung , frekuensi napas, dan aliran darah ke otot. Kondisi tersebut sebanarnya muncul dalam rangka mempersipakan tubuh untuk melawan atau menghindar dari situasi tertekan.
Gejala yang umum dijumpai adalah detak jantung yang lebih cepat , nyeri didada, kepala pening, muncul cahaya terang, mual, sesak napas, kepanasan atau menggigil, serta perasaan kehilangan kendali. Ketika kamu bereada dalam kondisi ini, sejumlag kebingungan pasti mendatangimu. Dilansir hari Health24, berikut sejumlah hal yang harus kamu lakukan ketika mengalami serangan panik di tempat kerja.
1. Terima Kondisi
Ketika kamu sudah yakin bahwa kamu mengalami serangan panik, maka terimalah kondisi itu. Pastikan bahwa sejumlah gejala yang kamu alami memang erangan panik dan yakinkan bahwa semua akan baik-baik saja.
2. Fokus Bernapas
Perhatikan napasmu, Bernapas dengan perlahan dan dalam melalui hidung dan embuskan melalui mulut untuk memperlambat detak jantungmu.
3. Minggirlah Dari Meja Kerjamu AGEN DOMINO
Ketika kamu merasakan gejala dari serangan panik ini, segera pergi ke kamar mandi terdekat dan lari pergelangan tangan dengan air dingin. Berpindah tempat terdekat dan aliri pengalaman tangan dengan air dingin. Berpindah tempat mungkin bisa membantu memiliki perspektif berbeda dan mengatasi masalahmu.
4. Fokus Pada Pancaindera
Fokus pada sesuatu yang bisa kamu rasakan, cium, sentuh, atau cicipi. Hal ini bisa membantumu untuk fokus pada hal selain gejala serangan panik yang kamu miliki.
5. Lakukan Olahraga Ringan
Jika memungkinkan, lakukan sedikit olahraga untuk meredakan serangan panik yang kamu alami. Jika sejumlah hal tersebut tak berhasil. Sebaiknya minta pertolongan teman kerjamu atau berkonsultasi dengan dokter.





0 komentar:
Posting Komentar