CAHAYA POKER AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Rabu, 17 Juli 2019

Di Ponorogo,3 Desa Alami Kekeringan Pasa Musim Kemarau Ini

Di Ponorogo,3 Desa  Alami Kekeringan Pasa Musim Kemarau Ini

AGEN POKER
Sesuai perkiraan BMKG, BPBD Ponorogo memprediksi musim kemarau akan berlangsung mulai pertengahan bulan Juni ini. Mengantisipasi meningkatnya jumlah permintaan air bersih, kini pihaknya selalu stanby jika sewaktu-waktu ada permintaan.

”Sampai saat ini memang belum ada permintaan dropping air bersih. Tapi kini kami siaga sewaktu-waktu kalau ada panggilan,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono, Jumat (14/6/2019).

Untuk itu, kata Budi sapaan Setyo Budiono setiap hari selalu mengecek 3 armada yang dimiliki. Karena perannya sangat vital jika sudah mulai ada permintaan. Berdasarkan data tahun lalu sedikitnya 7863 jiwa atau 2234 KK terdampak krisis air bersih. Musim kemarau tahun lalu menjadi musim kekeringan paling panjang di antara tahun sebelumnya.


"Untuk Desa Caluk dihuni oleh 210 jiwa, Desa Duri 200 jiwa dan Desa Gabel 360 jiwa. Total ada 770 jiwa atau 218 keluarga yang kini tengah mengalami kekeringan," jelasnya, sapaan akrabnya, Rabu (17/7).

Budi mengatakan, jumlah daerah yang terdampak kekeringan diperkirakan akan meluas di tahun ini. Mengingat baru bulan Juli, beberapa desa sudah mulai dilanda kekeringan. Padahal prediksi awal kekeringan baru melanda Ponorogo pada Agustus mendatang.

Ia menambahkan, berdasarkan kajian pihaknya, ada 22 desa dalam 10 kecamatan yang diprediksi akan dilanda kekeringan. 10 Kecamatan itu selain Slahung dan Kauman adalah Kecamatan Mlarak, Sampung, Pulung, Badegan, Balong, Bungkal, Sawoo, Jenangan.

"Total penduduknya ada sekitar 7.863 jiwa atau sekitar 2.234 keluarga," kata mantan Kasubag Humas Pemkab Ponorogo ini.

Untuk penanggulangan sementara, pihaknya akan melakukan dropping air bersih. Dari AGEN DOMINO
perhitungannya, minimal 118 rit air bersih untuk 19 desa setiap pekannya. Belum termasuk 200 rit air bersih yang disuplai oleh Pemprov.

"Pengiriman dilakukan dua kali dalam seminggu, dengan kapasitas per tangki 6 ribu liter air bersih," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini kebutuhan paling banyak dari Desa Karangpatihan, Pulung, yang mencapai 33.600 liter air, atau 7 rit air bersih. Disusul Desa Pelem, Bungkal, yang membutuhkan 27.680 liter air. Kebutuhan terbanyak ketiga berasal dari Desa Suren, Mlarak, yang memerlukan 26.720 liter air. [fik]

0 komentar:

Posting Komentar

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Banner

Popular Posts

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

CAHAYA : Hantu Korban Tertabrak Kereta Api

Malam ini gw akan cerita pengalaman waktu kecil, terjadi pada pertengahan tahun 90an, waktu itu gw masih kelas empat SD. Walaupun peristiwan...

BTemplates.com

Blogroll

About

Copyright © CAHAYA BERITA 88 | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com