Jombang,
Warga kampung Blimbing, Desa karangan, kec Bareng Jombang dikagetkan dengan kelahiran anak sapi aneh bermata tiga dan dua hidung. Sapi tersebut lahir di rumah pasangan suami istri Slamet dan Misni. AGEN POKER
Jika diperhatikan secara sekilas, tampak anak sapi ini terlihat normal saja. Namun, jika disimak lebih lanjut ada ke anehan pada hidung sapi prah ini. Ya pada hidungnya terdapat 4 lubang pernapasan.
Keganjilan paling mencolok lainnya terletak pada di bagian mata sapi yang umumnya setiap sapi mempunyai 2 buha mata, sapi aneh tesebut terlahir dengan matwa 3, satu matanya tepat terletak dibagian dahinya. Yang menambah keanehan bentuk mata ketiganya juga tidak horizontal melainkan vertikal.
Misni sang pemilik mengatakan bahwa sapi yang terlahir dalam keadaan abnormal ini baru lahir seeminggu lalu. Ada 2 anakan sapi yang dilahirkan induknya, namun anak pertama terlahir dalam kondisi normal.
Anakan sapi abnormal ini merupakan sapi ke 10 milik Slamet dan Misni. Selain lahir dengan kondisi tak biasa, sapi baru umur 1 minggu ini juga lumpuh. Misni rutin memberi minum susu dan memeriksakan anakan sapi ini ke dokter hewan.
Kata dokter bisa berdiri di kaki sendiri cuma bertahap, tak bisa langsung berlari-lari, hmmm pungkasnya.
Menurut DRH. Aziz Dariyanto selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, kasus anak sapi lahir dengan tiga mata dan dua hidung ini sangat-sangat langka terjadi. Biasanya kalo seperti ini penyebabnya adalah kegagalan pembuahan waktu masih janin diperut ibunya.
Ada kemungkinan sapi tersebut akan terlhir kembar, namun perkembangan janin kembarnya tak sempurna, sehingga janin yang bertahan tumbuh secara abnormal. AGEN DOMINO
Sapi yang terlahir dengan mata tigan dan hidung dua itu temasuk breuntung karna kondisinya masih sehat dan normal untuk makan meskipun maish lambat untuk berjalan.
Karna biasanya sapi yang terlahir ccat seperti itu umurnya tak lama hanya bertahan beberapa jam atau hari saja imbuh Aziz yang tak lagi gagap itu.






0 komentar:
Posting Komentar