CAHAYA POKER AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Sabtu, 25 April 2020

Tidak tertib! 3 Warga Di Karantina Di Gudang Tas Berhantu.

Tidak tertib! 3 Warga Di Karantina Di Gudang Tas Berhantu.

Perangkat Desa Sepat, Kecamatan, menyulap rumah kosong yang diyakini berhantu menjadi lokasi bagi para pendatang yang tidak tertib saat jalani karantina mandiri. AGEN POKER ONLINE

Menurut aparat desa setempat, sudah ada tiga warganya yang menjajal suasana mistis di bekas gudang tas tersebut.

Sementara itu, ketiga warga yang sempat dua hari dikarantina, mengaku takut dan minta pulang.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Tidak tertib

Menurut Kepala Desa Sepat, Mulyono, ada tiga warganya yang baru pulang dari Jakarta, Lampung dan Kalimantan.

Namun, saat diminta menjalani karantina mandiri selama 14 hari dirumah, petugas mendengar informasi jika ketiganya tidak tertib.

Setelah itu, petugas Covid-19 Desa Sepat terpaksa menjemput ketiga warga tersebut dan dibawa ke rumah hantu untuk karantina.

Niat kita membuat rumah hantu ini adalah untuk karantina bagi pemudik yang bandel menjalani karantina mandiri di rumah," ungkap Mulyono. AGEN DOMINO QQ

2. Bekas gudang tas

Mulyono menjelaskan, rumah tua di Desa Sepat sudah 10 tahun tak dihuni.
Dari informasi yang diperoleh, rumah tersebut dulunya digunakan sebagai gudang tas.

Warga sekitar meyakini penuh dengan suasana mistis dan tak sedikit yang menganggap angker.

3. Menangis ketakutan

Sementara itu, dari penjelasan Mulyono, tiga warga sempat jalani karantina selama dua hari. Mereka mengaku takut dan menangis saat merasa didatangi bayangan aneh di dalam rumah kosong tersebut.

Dua hari mereka nangis-nangis terus. Tiap malam malam katanya didatangi dan dibayang-bayangi hantu di rumah hantu," kata Mulyono, saat dihubungi Kompas.com.

4. Permohonan orangtua

Setelah kejadian itu, orangtua para pemudik menemui Mulyono tiga kali memohon agar anaknya tersebut dapat menjalani karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

Mulyono tidak begitu saja mengabulkan permohonan mareka. Akhirnya dengan petimbangan dan komitmen orangtua untuk mengawasi anak-anaknya karantina mandiri di rumah, ketiganya dilepaskan untuk menjalani karantina di rumah. AGEN BANDAR Q

Orangtuanya setuju untuk membantu dan mengawasi anaknya karantina mandiri di rumah akhirnya kita lepaskan dari rumah hantu," ujar dia.

0 komentar:

Posting Komentar

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Banner

Popular Posts

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

CAHAYA : Hantu Korban Tertabrak Kereta Api

Malam ini gw akan cerita pengalaman waktu kecil, terjadi pada pertengahan tahun 90an, waktu itu gw masih kelas empat SD. Walaupun peristiwan...

BTemplates.com

Blogroll

About

Copyright © CAHAYA BERITA 88 | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com