Seorang mahasiswi dari Bulgaria nekat menjalani operasi plastik hingga 15 kali. Tujuannya cukup nyeleneh, yaitu mendapatkan ukuran bibir terbesar di dunia.
Andrea Emilova Ivanova, nama
mahasiswi tersebut, Ivanova menjalani prosedur bedah plastik dengan injeksi
asam hialuronat (hyaluronic acid) ke bibirnya. Mahasiswi filologi Jerman di
Universitas Sofia St. Kliment Ohridski mengunjungi puluhan klinik kecantikan di
kotanya. Dan berbagai prosedur kosmetik telah ia jalani. AGEN POKER ONLINE
Impian Sejak Kecil
Andrea rela membayar sekitar Rp2,3
juta per perawatan. Tapi, ia tak ingat berapa banyak uang yang telah ia
habiskan selama bertahun-tahun.
Setelah memiliki bibir dengan
bentuk dan ukuran yang luar biasa, wanita 22 tahun itu mengatakan puas. Dia
cukup bangga dengan penampilan barunya. Penampilan itu sekaligus memenuhi
impian sejak masa kecilnya.
"Saya suka bibir saya yang
sekarang, lebih dari sebelumnya dan saya merasa sangat baik dan sangat bahagia,
karena menurut saya dengan bibir yang lebih besar saya terlihat lebih cantik
dan di Bulgaria, ini adalah mode terkini," kata Andrea saat di wawancara.
Punya Banyak Penggemar dan Haters
di Instagram
Ivanova memiliki akun Instagram
tempat mengunggah foto swafoto dan telah mendapatkan lebih dari 15 ribu
pengikut, tapi itu juga yang membuatnya menjadi korban pelecehan di duni maya.
Ia mendapatkan fans dari Timur Tengah, Argentina, Australia, dan beberapa di
antara mereka bahkan berniat melamarnya. AGEN DOMINO QQ
Tak Mau Disebut Kecanduan Oplas
Andrea mengatakan, setiap orang
punya konsep sendiri tentang ukuran besar bibir, mulai dari besar, lebih besar,
dan terlalu besar. "Saya berpikiran luas dan saya pikir orang harus bebas
untuk memilih, mana yang bagi mereka besar, lebih besar atau terlalu besar.
Tidak ada batasan untuk saya," ujarnya.
Andrea selalu ingin memiliki
pengisi bibir, tapi ia membantah kecanduan. Ia mengaku unik dan tak meniru selebritas
apa pun soal estetika. Namun, ia menegaskan masih ada persaingan untuk
dikalahkan karena memiliki bibir terbesar di dunia.





0 komentar:
Posting Komentar