CAHAYA POKER AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Selasa, 26 Mei 2020

Depresi pada Orangtua Bisa Buat Anak Kehilangan Rasa Empati pada Orang Lain

Depresi pada Orangtua Bisa Buat Anak Kehilangan Rasa Empati pada Orang Lain

Depresi yang dialami seseorang bisa mengakibatkan dampak sangat besar pada kesehatan mentalnya. Hal ini bahkan bisa berdampak pada menghilangnya rasa empati. AGEN POKER ONLINE

AGEN POKER ONLINE, AGEN DOMINO QQ, AGEN BANDAR Q ONLINE

Hilangnya rasa empati yang dialami seseorang ini bahkan bisa mereka alami terhadap anak sendiri. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Vanderbilt, seperti dilansir dari Medical Xpress.

Depresi ini bisa berujung pada dampak signifikan jangka panjang bukan hanya pada seseorang yang mengalami depresi, namun juga pada anak mereka.

Merasa dipahami dan diterima merupakan hal penting bagi setiap orang, namun hal ini lebih penting pada konteks hubungan anak dan orangtua," terang peneliti Kathryn L. Humphreys dari Vanderbilt Peabody College of education and human development.

Penelitian menemukan bahwa ketika anak-anak tidak menerima respons empati dari pengasuh, mereka cenderung menunjukkan perasaan negataf secara beragam, termasuk meningkatnya respons psikologis pada stres, meningkatnya risiko masalah psikis terutama depresi, serta menurunnya empati pada orang lain," sambungnya.

Hasil penelitian ini membuktikan bahwa dampak dari depresi ini tidak hanya dialami oleh satu orang saja.

Hasil temuan kami mungkin membantu menjelaskan mengapa orangtua dengan nepresi lebih cenderung terlibat pada perilaku pengasuhan negatif seperti menelantarkan atau mengancam anak serta menurunkan pengasuhan positif seperti sensitivitas, keterlibatan, serta kehangatan," terang peneliti Virginia Salo dari Vanderbilt. AGEN DOMINO QQ

AGEN POKER ONLINE, AGEN DOMINO QQ, AGEN BANDAR Q ONLINE

Depresi tidak hanya mempengaruhi seseorang yang mengalaminya," sambungnya.

Humpreys mengatakan bahwa orangtua yang mengalami depresi lebih rentan mengalami kelelahan dan rasa tak nyaman sehingga aktivitas berorientasi keluarga lebih sulit dilakukan. Padahal aktivitas seperti bermain, membaca, dan memasak dengan anak sangat penting karena bisa membangun hubungan emosional, meningkatkan pembelajaran, serta kemampuan berbahasa.

Kesulitan orangtua dalam mengidentifikasi dan terhubung dengan emosi anak ini sangat mencemaskan terutama pada masa ketika dunia anak terenggut dan orangtua merupakan sumber utama rasa nyaman bagi mereka," jelas Humpreys. AGEN BANDAR Q ONLINE

0 komentar:

Posting Komentar

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Banner

Popular Posts

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

CAHAYA : Hantu Korban Tertabrak Kereta Api

Malam ini gw akan cerita pengalaman waktu kecil, terjadi pada pertengahan tahun 90an, waktu itu gw masih kelas empat SD. Walaupun peristiwan...

BTemplates.com

Blogroll

About

Copyright © CAHAYA BERITA 88 | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com